 | Hari ini | 61 |  | Kemarin | 39 |  | Minggu ini | 61 |  | Bulan ini | 355 |  | Keseluruhan | 9153 |
|
|
|
Written by Andry Berlianto
|
|
Monday, 08 September 2008 |
|
SAFETY FIRST !!! .............. begitu teriak Cacing memberi komando buat CIko-Coki, Mulder, dan Dadang untuk bergegas membejek gas untuk kemudian berkendara lintas jalan raya kota Bandung. Cacing ga lupa untuk sejenak mengingatkan keberedaan helm, rem sampai spion. Grung ... grung ... asap 2 tak motor Cacing menemani Honda lawas milik Mulder dan Vespa antik milik si kembar Ciko dan Coki. Ciiitttttt .......... sembari menekan rem sekali lagi komando Cacing lantang terdengar, ada apa lagi ? oh .. ada wanita tua hendak menyeberang jalan. Saking lamanya wanita itu menyeberang Ciko dan Ciko lantas turun dan berusaha mempercepat langkah si nenek, yang lain gemas bergerak kesana-kemarin sebelum akhirnya memutuskan membopong si nenek ke seberang jalan. Itulah sedkit adegan dari film bernuansa 'bikers' berjudul THE TARIX JABRIX. Kisah edan 5 pengendara motor berusia remaja yang mencoba mencari jati diri sebagai pengendara motor yang beken setelah sebelumnya selalu tidak di untungkan oleh keadaan, semisal Cacing yang ditolak mentah-mentah ROAD DEVIL, Mulder yang disayang orang tuanya yang kaya raya, Ciko-Coki yang selalu gembira bersama-sama dan Dadang, seorang montir yang punya bawaan lupa ingatan jika sudah tertidur, ga aneh kalo buku catatan selalu dipegangnya. |
|
Read more...
|
|
|
Written by Ronny DM
|
|
Monday, 25 August 2008 |
|
Menunggu giliran jalan saat lampu merah menyala, di salah satu persimpangan jalan protokol yang ramai di Jakarta memang bukan perkara mudah. Bukan karena tidak sabar menunggu, namun lampu lalu lintas di Jakarta bisa berarti bermakna lain. Sejak komposisi warna menjadi acuan jalan, siap berhenti dan stop pada lalulintas kendaraan, seharusnya menjadi bahasa universal di setiap arus lalu lintas di muka bumi ini, atau bahkan di alam semesta lain juga mungkin berlaku hal yang sama. |
|
Read more...
|
|
|
TEKNIK MENGENDARAI MOTOR DENGAN PERLAHAN |
|
Written by Bob Sumitro
|
|
Tuesday, 12 August 2008 |
|
Lebih penting daripada teknik ngebut.
Tulisan ini bukan dimaksudkan untuk menggurui lho, saya cuma ingin berbagi pengalaman saja. Siapa tahu, dan harapan saya, pengalaman saya ini bisa berguna untuk rekan-rekan pengendara motor yang lain. Sewaktu masih baru pakai motor, saya beranggapan yang namanya skill atau keahlian mengendarai motor hanya perlu untuk kecepatan tinggi. Waktu itu buat saya yang penting adalah bagaimana ngerem dengan benar tanpa “ngunci” ban belakang, bagaimana cara belok dengan benar (nikung) dan bagaimana “swerve” atau menghindar dari kendaraan di depan (atau istilah jaman dulu “ngutik”). Jadi fokus saya waktu itu melatih teknik geber gas dan rem, teknik belok dan juga belajar ngutik dengan benar.
|
|
Read more...
|
|
|
ADA YANG SALAH dengan pengendara motor |
|
Written by Pandji Pragiwaksono
|
|
Monday, 11 August 2008 |
|
Beberapa hari yang lalu, gue pulang ngemsi naik taxi. Di perintis kemerdekaan jalanan agak rame. Enggak seperti biasanya mengingat itu udah jam 22.00 Lama lama gue merasa, kayaknya penyebab kemacetan itu adalah sebuah kecelakaan. Ketika ada cahaya biru dari belakang baru gue sadar. Mobil polisi dibelakang pasti sedang menuju lokasi kecelakaan. Taxi kemudian mengambil jalur lambat karena mau belok kiri menuju Kelapa Gading. Jalur lambatnya, lebih rendah daripada jalur cepatnya. Nggak lama setelah kami masuk jalur lambat gue mulai melihat sekerumunan orang melihat kearah yang sama, ada yang lari sambil panik berteriak. Banyak yang berkerumun di dekat sebuah truk. "Tabrakan kayaknya" kata si supir Taxi. |
|
Read more...
|
|
|
Written by hganapati
|
|
Wednesday, 16 July 2008 |
|
Kadang para pelaku penyebrang jalan suka salah tekniknya dalam melakukan penyebrangan jalan. Topik ini sengaja diangkat karena belakangan cenderung melihat tingkah laku para penyebrang makin kesini makin sembrono. Terutama yang paling bodoh adalah menyeberang jalan di perempatan pada saat lampu hijau menyala, ini yang paling menyebalkan, jika diberi klakson yang ada justru ga tega tapi jika tidak diberi klakson mereka seperti tidak tau aturan bahwa teknik menyebrang yang mereka lakukan terkadang salah. |
|
Read more...
|
|
| |
|
Woro-woro |
|
Seperti informasi yang masuk via SMS 1717 bahwa penggunaan SLIP BIRU pada kasus tilang MASIH TETAP BERLAKU. Hindari pelanggaran tak perlu di Jalan Raya dengan selalu menaati peraturan yang berlaku. |
|